Jumat, 01 Maret 2013

Sebuah Kerinduan


Sakit itu ketika kita rindu dengan seseorang namun kita tak bisa bertemu dengannya dan melampiaskan rindu itu. Sakit itu ketika kita berusaha menahan rindu itu walaupun sebenarnya kita tak kuat untuk menahannya. Berusaha bertahan. Memang tak mudah untuk bertahan dalam situasi seperti ini. Namun apa boleh buat, saat ini hanya bertahanlah yang bisa ku lakukan. Bertahan demi seseorang yang ada di hatiku. Seseorang yang tinggal di didalam hatiku. Seseorang yang mengisi kekosongan hatiku. Menghiasi hari hariku dengan segala kekonyolannya. Tingkah laku dan canda tawanya yang semakin membuatku rindu.

Ingin rasanya ku berlari , menemuinya , memeluknya dan berteriak didepannya bahwa aku sangat merindukannya dan aku sudah tak kuat menahan rasa ini. Rasa rindu yang sangat menyiksaku. Kata kata gila yang selalu kuucapkan adalah “tak bertemu dengan mu satu hari saja, rasanya seperti setahun”. Yaah kata kata itu yang selalu keluar dari bibirku. Bukan kah itu kata kata tergila yang pernah ada?  Yap sangat gila. Jika dipikir dengan logika, mana bisa satu hari = satu tahun? Sangat tidak realistis. Namun inilah rindu, rindu selalu memakai hati bukan dengan logika. Rindu yang sangat mendalam bisa saja membuat orang tiba tiba menjadi gila.
Tuhan tolong sampaikan sejuta rindu ku padanya. Aku sudah tak mampu lagi mengatakannya. Bibirku sudah terlalu bosan mengucapkan kata kata itu. Setiap detik aku mengucapkannya. Namun. jarak yang begitu dekat, dan kemauan yang begitu besar tak bisa mengalahkan waktu yang tak pernah berpihak kepada ku. Yaa permasalahan utamanya adalah pada WAKTU.
Tuhan sampai kapan aku bertahan seperti ini?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Electricity Lightning