Sakit
itu ketika kita rindu dengan seseorang namun kita tak bisa bertemu dengannya
dan melampiaskan rindu itu. Sakit itu ketika kita berusaha menahan rindu itu
walaupun sebenarnya kita tak kuat untuk menahannya. Berusaha bertahan. Memang tak
mudah untuk bertahan dalam situasi seperti ini. Namun apa boleh buat, saat ini
hanya bertahanlah yang bisa ku lakukan. Bertahan demi seseorang yang ada di
hatiku. Seseorang yang tinggal di didalam hatiku. Seseorang yang mengisi
kekosongan hatiku. Menghiasi hari hariku dengan segala kekonyolannya. Tingkah laku
dan canda tawanya yang semakin membuatku rindu.
Ingin
rasanya ku berlari , menemuinya , memeluknya dan berteriak didepannya bahwa aku
sangat merindukannya dan aku sudah tak kuat menahan rasa ini. Rasa rindu yang
sangat menyiksaku. Kata kata gila yang selalu kuucapkan adalah “tak bertemu
dengan mu satu hari saja, rasanya seperti setahun”. Yaah kata kata itu yang
selalu keluar dari bibirku. Bukan kah itu kata kata tergila yang pernah ada? Yap sangat gila. Jika dipikir dengan logika,
mana bisa satu hari = satu tahun? Sangat tidak realistis. Namun inilah rindu,
rindu selalu memakai hati bukan dengan logika. Rindu yang sangat mendalam bisa
saja membuat orang tiba tiba menjadi gila.
Tuhan
tolong sampaikan sejuta rindu ku padanya. Aku sudah tak mampu lagi mengatakannya.
Bibirku sudah terlalu bosan mengucapkan kata kata itu. Setiap detik aku
mengucapkannya. Namun. jarak yang begitu dekat, dan kemauan yang begitu besar
tak bisa mengalahkan waktu yang tak pernah berpihak kepada ku. Yaa permasalahan
utamanya adalah pada WAKTU.
Tuhan
sampai kapan aku bertahan seperti ini?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar