Jumat, 01 Maret 2013

Sebuah Kerinduan


Sakit itu ketika kita rindu dengan seseorang namun kita tak bisa bertemu dengannya dan melampiaskan rindu itu. Sakit itu ketika kita berusaha menahan rindu itu walaupun sebenarnya kita tak kuat untuk menahannya. Berusaha bertahan. Memang tak mudah untuk bertahan dalam situasi seperti ini. Namun apa boleh buat, saat ini hanya bertahanlah yang bisa ku lakukan. Bertahan demi seseorang yang ada di hatiku. Seseorang yang tinggal di didalam hatiku. Seseorang yang mengisi kekosongan hatiku. Menghiasi hari hariku dengan segala kekonyolannya. Tingkah laku dan canda tawanya yang semakin membuatku rindu.

Minggu, 24 Februari 2013

Laksana Mawar


Aku bagaikan  hidup sebagai tanaman bunga yang tumbuh di sebuah taman kecil. Taman yang punya sekumpulan bunga bunga yang tak begitu cantik. Namun ada tiga jenis bunga yang menganggap diri mereka cantik.  Mereka mengaku mereka adalah bunga mawar yang paling cantik,  harum dan disukai semua orang. Namun bunga mawar itu memiliki duri yang sangat tajam, dan jika orang yang dekat dengannya  tak berhati hati mereka bisa saja tertusuk oleh tajamnya duri itu. Setiap hari, satu dua orang mulai tertarik dan menyukai sekumpulan bunga itu hingga akhirnya mereka jatuh hati dan mulai memuji keindahan bunga mawar itu. Sekumpulan bunga mawar itu seolah mengerti jika banyak yang menyukai  mereka. Maka mereka mulai lebih memperindah diri mereka sendiri dengan berbagai cara. Termasuk mengorbankan teman mereka sendiri

Senin, 11 Februari 2013

Sebuah Khayalan


Ketika ku duduk termenung diantara banyak orang. Pikiranku melayang. Melayang bebas di angkasa seperti burung yang terbang melebarkan sayapnya. Terbang kemanapun ia mau. Tanpa ada yang melarang dan mengekangnya.
Gemericik air disekitarku membuat pikiranku tenang . Dipinggir kolam ini ku terdiam memperhatikan ikan-ikan yang berenang berkejar-kejaran tak tentu arah. Mereka begitu bebas, senang dan tanpa beban.

Untukmu



Lewat selembar kertas ini ku utarakan kata-kata rindu untukmu. Tidak kah kau tahu betapa rindunya aku karena lama tak bertemu denganmu? Bagaimanakah kabarmu disana? Apakah kau juga merindukanku?

Sabtu, 09 Februari 2013

Lembaran Kertasku Part III


Ketika ku terdiam sendiri dan mencoret lembaran kertasku dengan tinta hitam. Suram dan tak berwarna. Hatiku berbisik dan menyuruh ku untuk mengambil tinta warna yang pernah dibuang oleh mereka. Mulai kucoretkan sedikit tinta warna itu di lembar kertasku. Aku tersenyum, melihat lembaran kertasku kembali tercoret dengan warna warna indah. Meskipun sedikit.

Kamis, 07 Februari 2013

Lembaran Kertasku Part II

Ditengah kesendirianku mencoret lembaran itu dengan tinta hitam yang tersisa. Aku sempat berfikir untuk mencari sosok lain yang bisa memberiku tinta warna lain. Namun, aku tak bisa, aku tak sanggup. Bagiku tak ada tinta warna secerah tinta warna miliknya.

Aku tak sanggup bila melihat  tinta warna  orang lain yang mencoret lembaran kertasku berikutnya. Aku hanya ingin tinta warna darinya. Bukan dari yang lain.

Rabu, 06 Februari 2013

Lembaran Kertasku Part I

Saat itu aku mempunyai  beberapa lembar kertas, kertas yang hanya aku coret sendiri dengan tinta hitam tak berwarna.Tapi tiba tiba ada seseorang yang datang dan membawakan beberapa tinta yang berwarna dan dia siap menemaniku untuk mencoret lembaran kertas itu dengan tinta warna nya.

 Hari demi hari , bulan demi bulan ku coreti kertas itu bersamanya dengan bermacam macam warna. Warna yang cantik secantik pelangi dilangit, aku bahagia karena kertas ku penuh tercoreti dengan berbagai macam warna, yang membuat kertas itu menjadi lebih hidup dari sebelumnya. Aku ingin selamanya dia menemaniku mencoret kertasku dengan tinta warnanya. Aku tak mau seseorang merebut tinta warna itu.
Electricity Lightning